Gaji 5 Juta Emang Bisa Beli Rumah di Malang?

Siapa sih memangnya yang tidak mau untuk bisa mempunyai rumah sendiri? Apalagi sekarang ini sudah semakin banyak gedung perkantoran yang dibangun dan membuat kesediaan lahan kosong semakin berkurang. Bisa memiliki rumah sendiri masih tetap menjadi impian utama banyak orang, apalagi bagi pasangan muda yang mulai ingin hidup mandiri. Namun di tengah harga properti sekarang ini yang terus naik, muncul pertanyaan yang cukup sering dibicarakan tapi juga membingungkan, yaitu apakah dengan gaji Rp5 juta masih memungkinkan untuk bisa membeli rumah di Malang?

Jawabannya sebenarnya masih mungkin saja kok, meski tentu pasti perlu perhitungan yang matang dan mendetail. Harga rumah di Malang memang mengalami kenaikan dalam beberapa tahun terakhir ini, tetapi di beberapa kawasan masih ada yang menawarkan rumah dengan harga yang relatif terjangkau, terutama untuk pembeli rumah pertama yang rata-rata menjadi target market nya.

Supaya lebih jelas, mari kita lihat bagaimana simulasi dan perhitungannya yuk.


Harga Rumah di Malang Masih Beragam

Harga rumah di Malang sangat bergantung pada lokasi dan tipe bangunan nya. Rumah yang berada di pusat kota tentu berbeda dengan rumah yang ada di kawasan pinggiran atau area yang sedang berkembang.

Untuk rumah sederhana atau rumah tipe kecil, harga nya masih ada yang berada di kisaran Rp150 juta hingga Rp300 jutaan. Biasanya rumah di harga tersebut berada di kawasan yang sedang berkembang seperti di Kedungkandang, sebagian di area Sukun, atau di pinggiran kota Malang lainnya.

Sementara rumah di area yang lebih dekat dengan pusat kota umumnya memiliki harga yang lebih tinggi. Karena itu, bagi yang memiliki penghasilan sekitar Rp5 juta per bulan, pilihan rumah biasanya akan lebih realistis kalau memilih yang ada di kategori rumah sederhana atau rumah subsidi.


Apakah Harus Langsung Membeli Rumah Mahal Sekalian Saja?

Tidak sedikit orang yang merasa harus langsung membeli rumah yang besar atau rumah di lokasi premium. Padahal untuk rumah pertama, hal paling penting biasanya adalah punya tempat tinggal sendiri yang nyaman dan sesuai kemampuan dulu.

Banyak pasangan muda akhirnya memilih rumah sederhana terlebih dahulu, lalu melakukan renovasi atau upgrade di masa depan ketika kondisi finansial sudah lebih stabil.

Strategi seperti ini justru jauh lebih realistis dibanding memaksakan membeli rumah dengan harga cicilan per bulan yang di luar kemampuan.


Rumah di Malang Sampai Sekarang Masih Banyak Diminati

Meski harga properti terus naik, Malang masih menjadi salah satu kota yang cukup menarik untuk dijadikan sebagai tempat tinggal. Banyak orang menyukai suasana kota yang relatif nyaman, udara yang lebih sejuk, serta fasilitas pendidikan dan umum yang cukup lengkap.

Karena itu, rumah di Malang masih terus dicari, baik untuk tempat tinggal maupun investasi jangka panjang. Namun penting untuk diingat bahwa membeli rumah bukan sekadar mengikuti tren saja ya. Karena keputusan ini perlu disesuaikan dengan kondisi finansial yang dimiliki saat ini agar tidak menjadi beban di masa depan nantinya.


Berapa Cicilan Ideal untuk Gaji Rp5 Juta?

Sebenarnya dalam dunia perbankan, ada aturan tidak tertulis bahwa cicilan rumah yang diajukan idealnya tidak lebih dari 30–40 persen dari penghasilan bulanan yang dimiliki.

Kalau dengan gaji Rp5 juta:

  • 30 persen = Rp1,5 juta
  • 40 persen = Rp2 juta

Artinya, cicilan rumah yang relatif aman untuk bisa kamu ambil berada di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per bulan nya.

Jika cicilan yang perlu dibayarkan terlalu besar, risiko keuangan nya juga bisa menjadi lebih berat, apalagi masih ada kebutuhan lain seperti biaya makan, transportasi, listrik, internet, dan dana darurat.


Contoh Simulasi KPR Rumah Rp200 Juta

Sekarang coba kita hitung simulasi sederhana nya dengan gaji Rp5 juta per bulan. Misalnya kamu ingin membeli rumah seharga Rp200 juta di Malang menggunakan sistem KPR.

1. DP (Down Payment / Uang Muka)

Jika DP yang diminta sebesar 10 persen, maka:
10% × Rp200 juta = Rp20 juta
Artinya, kamu perlu menyiapkan uang muka sekitar Rp20 juta di awal pembelian.

2. Sisa Biaya Pinjaman ke Bank

Karena rumah harganya Rp200 juta dan DP sudah dibayar Rp20 juta, maka sisa yang perlu dipinjam ke bank adalah:
Rp200 juta – Rp20 juta = Rp180 juta
Nah, angka Rp180 juta inilah yang nantinya dicicil setiap bulan melalui KPR.

3. Tenor Lama KPR

Tenor adalah lama waktu cicilan yang dipilih pada awal ketika melakukan peminjaman ke bank untuk membeli rumah.
Dalam contoh ini misalnya kita memilih tenor selama 20 tahun.
Karena tenor cukup panjang, cicilan bulanan nya bisa menjadi lebih ringan dibandingkan dengan tenor pendek.

4. Kenapa Cicilan Per Bulan Bisa Rp1,6–1,9 Juta?

Cicilan KPR yang perlu dibayarkan tidak hanya menghitung harga rumah nya saja, tetapi juga:

  • bunga bank
  • tenor
  • jenis KPR
  • kebijakan bank

Dengan total pinjaman Rp180 juta selama 20 tahun, rata-rata cicilan biasanya akan berada di kisaran Rp1,6 juta – Rp1,9 juta per bulan.
Angka ini juga bisa saja berbeda tergantung dari suku bunga bank, fixed/floating rate, dan biaya tambahan KPR dari developer yang dipilih.


Kenapa Gaji Rp5 Juta Masih Dianggap Masuk?

Bank biasanya akan melihat kemampuan cicilan dari penghasilan bulanan yang dimiliki. Karena idealnya, cicilan rumah yang perlu dibayarkan seharusnya maksimal 30–40 persen dari gaji.

Kalau kamu mempunyai gaji Rp5 juta, maka:

  • 30% = Rp1,5 juta
  • 40% = Rp2 juta

Karena cicilan rumah tadi masih di kisaran Rp1,6–1,9 juta, maka secara dasar nya pengajuan KPR yuang kamu lakukan masih dianggap masuk kategori bisa diterima oleh bank.


Tantangan Terbesar Biasanya Ada di Pembayaran DP

Banyak orang fokus hanya pada biaya cicilan bulanan nya saja, padahal tantangan awal terbesar justru sering ada di uang muka atau DP rumah yang perlu disediakan dari awal.

Untuk rumah dengan harga Rp200 juta dan dengan DP 10 persen, berarti kamu perlu menyiapkan sekitar Rp20 juta di awal pembayaran. Belum termasuk biaya tambahan lain jika ada, misalnya seperti:

  • biaya notaris
  • biaya administrasi bank
  • biaya asuransi
  • biaya pajak pembelian rumah

Karena itulah penting untuk mulai menyiapkan tabungan sejak awal jika memang berencana membeli rumah. Walaupun biaya DP kadang terlihat kecil jika dibandingkan dengan harga rumah itu sendiri, tapi kalau dengan pendapatan Rp5 juta per bulan maka harus benar-benar disiapkan dengan baik.


Tips Agar Gaji Rp5 Juta Tetap Bisa Punya Rumah Sendiri

Meski terlihat cukup menantang di awalnya, masih ada kok beberapa cara agar meningkatkan peluang membeli rumah yang bisa kamu coba.

1. Pilih Rumah Sesuai Kemampuan

Jangan terlalu memaksakan lokasi atau ukuran rumah. Fokus utama nya adalah mendapatkan rumah dengan cicilan yang masih aman untuk keuangan bulanan bukan hanya beberapa bulan kedepan, tapi juga aman dalam beberapa tahun kedepan.

2. Siapkan DP Sejak Dini

Semakin besar DP yang dibayarkan, semakin ringan juga biaya cicilan bulanan nya. Karena itu kalau kamu bisa mulai menabung untuk biaya DP maka bisa sangat membantu juga nantinya.

3. Kurangi Biaya Cicilan Lain

Bank biasanya mempertimbangkan total kewajiban bulanan sebelum menyetujui KPR yang diajukan. Jika sebelumnya sudah memiliki cicilan kendaraan atau kartu kredit yang besar, peluang pengajuan KPR bisa jadi lebih sulit. Apalagi jika sebelumnya ada history pembayaran kredit yang buruk juga bisa semakin mempersulit proses pengajuan.

4. Cari Program KPR yang Sesuai

Beberapa bank memiliki program KPR dengan tenor yang panjang atau bunga tertentu yang lebih ringan untuk pembelian rumah pertama. Kamu bisa coba dengan mencari banyak informasi bank-bank yang menyediakan pinjaman untuk pengajuan KPR.

5. Pertimbangkan Penghasilan Gabungan

Bagi pasangan suami istri yang sama-sama bekerja, penghasilan gabungan biasanya bisa membuat peluang pengajuan KPR menjadi lebih besar untuk disetujui.


Jadi, Apa Gaji Rp5 Juta Bisa Punya Rumah Sendiri?

Jawabannya, ya tentu saja masih bisa, terutama jika memilih rumah yang sesuai dengan kemampuan dan menggunakan perencanaan keuangan yang baik.

Kuncinya bukan hanya melihat dari besar kecilnya gaji saja, tetapi bagaimana cara kamu mengatur pengeluaran, menabung atau menyiapkan DP, dan memilih biaya cicilan yang realistis. Kalau kamu bisa melakukan ini semua pasti akan sedikit membantu untuk kamu membeli rumah yang tepat, bahkan meskipun saat ini kamu cuma punya penghasilan sekitar Rp5 juta per bulan nya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top